Menu

Mode Gelap
Polisi Ungkap Taufik Pelaku Penyekapan Berkenalan dengan Korban Lewat Tinder How To Handle Every Movie Challenge With Ease Using These Tips 20 Questions You Should Always Ask About Playstation Before Buying It The Most Influential People in the Green House Industry and Their Celebrity Dopplegangers Technology Awards: 6 Reasons Why They Don’t Work & What You Can Do About It

News · 26 Jun 2026 17:24 WIB ·

Polisi Ungkap Taufik Pelaku Penyekapan Berkenalan dengan Korban Lewat Tinder


 keteranga gambar Perbesar

keteranga gambar

Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengungkap awal Taufik Hidayat berkenalan dengan korban YTR. Taufik menyekap dan menganiaya YTR hingga menyebabkan korban mengalami luka berat.

Rudi mengatakan pelaku dan korban berkenalan lewat aplikasi kencan.

“Di awal tahun 2024 perkenalan melalui aplikasi Tinder. Mereka berkenalan, merasa dekat, berhubungan dan sepertinya hidup satu rumah di dalam tempat kos,” tutur Rudi saat konferensi pers di Polda Jabar, Bandung, Jumat (26/6).

Hubungan keduanya terjalin sejak Mei 2024. Rudi mengatakan selama itu mereka kerap berpindah-pindah tempat tinggal.

“Terjadilah perpindahan-perpindahan tempat ketika mereka menjalani hubungan dari Mei 2024 sampai ke 2026 bulan Juni. Berdasarkan informasi yang kami temukan itu ada 4 lokasi tempat tinggal mereka dan tentunya ini sudah kami lakukan olah TKP,” ujar Rudi.

Selama kepergian korban, pihak keluarga telah berusaha mencari korban. Awalnya korban mengakui pindah bekerja ke Majalengka.

“Korban pindah ke Majalengka untuk mendapatkan imbalan gaji yang lebih besar, tetapi berulang kali informasi-informasi tentang keberadaan korban itu dicek di tempat kos, di tempat kerja tidak ada,” tutur Rudi.

“Akhirnya pihak keluarga mencoba berkomunikasi lewat FB karena nomor HP-nya korban tidak bisa dihubungi, dan direspons (via FB) sama korban bahwa pihak keluarga jangan mengurus yang bersangkutan karena yang bersangkutan sudah dewasa atau merasa besar,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Babyproofing Made Easy At Home and On the Go

9 Juni 2021 - 20:07 WIB

World’s Most Expensive Sneakers Will Order Your Pizza

9 Juni 2021 - 20:05 WIB

Free or Low-Cost Health Coverage Helps Kids Get in the Game

31 Maret 2020 - 03:13 WIB

4 Things to Bring With You to Enjoy Any Sporting Event

30 Maret 2020 - 16:28 WIB

Championing the Right to Age Well

30 Maret 2020 - 13:37 WIB

Rebuilding Your Career Toolkit to Meet the Needs of Employers

9 Maret 2020 - 05:46 WIB

Trending di News